Tuesday, February 3, 2009
120mins (Operation "door")
--------------------
12.00 - 12.30
-------------------
tokoh A tiba di kos-an, ingin Istirahat siang. But, tiba-tiba..
<waduh, kok pintu kamarku g bisa dibuka, gimana neh??>
<udah dibolak balik kuncinya, pi kok g bisa-bisa sih!!>
.............still try.............
<hmmm, kalo gini terus, bubyar deh semua rencanaku>
<g bisa juga, coba pake gergaji besi aja yah!>
.........still try...................
<g bisaaaaa......waaahhhhh...sudah lemes neh....!!>
---------------------
12.30-13.00
---------------------
<asyik, temen kosanku udah tiba, bisa minta tulung>
"tolong dong, pintu ku macet..kuncinya doLL!"
"waduh, kalo cuman pake gergaji mah g bisa2..sampe malam juga g akan kebuka!"
"gimana dong?"
"harus pake obeng, kita bongkar saja, bongkaRRR!"
"baiklah.."
...........still try..........
"hmm, setelah kupikir-pikir, kayaknya musti minta bantuan bibi sebelah.."
"susyah buanget!"
"oke..tunggu sebentar, aku panggilin.."
-----------------
13.00 - 13.30
------------------
<bibi sudah datang, walaupun dah berumur, pi tenaganya dahsyat!>
.....still try...........
"setelah saya perhatikan nih non, kayaknya perlu tenaga ekstra.."
"alias musti pake linggis"
"terserah deh bi, mo pake linggis kek, pake pacul kek, pokoknya ni pintu musti kebuka, aku udah ngantuk, lemes"
"tunggu ya non, ta' ambilin dirumah"
............commercial break.......
----------------------
13.30 - 14.00
---------------------
<bibi datang, dengan linggis di tangan, siap untuk beroperasi, hehe!>
<kayaknya bakal berhasil kali ini>
<krekkk..krekkk*bunyi linggis beraksi>
<dan......>
"Akhirnya..pintunya kebuka juga, senangnya..makasih ya bi!"
<finally, aku bisa masuk juga ke kamarku.., ngantuk!>
<tinggal membereskan remah-remah pintu yang udah reot ini>
-------------------------------------the End---------------------------------------
Sunday, February 1, 2009
Maryamah Karpov
| Rating: | ★★★ |
| Category: | Books |
| Genre: | Literature & Fiction |
| Author: | Andrea Hirata |
Jam 1 dinihari, saat membaca bagian ini, aku tertawa terbahak-bahak. Oh adikku, semuanya benar, quote yang satu ini memang benar, hehehe.
Ruang Pucat jilid 2, dengan adegan odontektomi di klinik drg. Diaz, menghadirkan gambaran-gambaran lucu di otakku, tak dapat kutahan,tertawaku sebisanya.
Maryamah Karpov, buku terakhir tetralogi Laskar Pelangi, pada awalnya kuanggap overexpected, terlalu dilebih-lebihkan.
Isinya memang tak seindah 3 buku prekursornya. Bahkan saat pertama buku ini ada ditanganku, aku berhenti membacanya di beberapa bab awal. Setelah itu, dia pun berpindah tangan ke empunya-temanku di kampung.
Namun, seperti kebiasaanku yang lalu-lalu, first impression always wrong, ku mencoba untuk membacanya kembali. Hasilnya, lumayanlah. Masih banyak sisi indah di dalamnya, selera humor Andrea juga masih sama. Orang Melayu, seperti pengakuan Andrea, memang tukang bual, lebay!
Selain mozaik 70, bagian lain yang kusuka adalah di hal.408, saat perang benda-benda keramat Mahar vs Tuk Bayan Bula yang berakhir dengan sebuah tv portabel, jenius, tidak sangka!
Tentang akhir kisah cinta Ikal dan A Ling, ahhh, sebaiknya kalian baca sendiri. But, for the tips, baca hal.504, ^_^..
Monday, January 26, 2009
Tak ada yang Gratis
Setelah searching sekian banyak situs
membaca sekian banyak (abstrak) artikel
Namun..
untuk memperoleh artikel yang utuh
Mengapa sangat sulit??
Semua berbayar, hiks!
------anyone with tips, cara memperoleh artikel bagus yang gratis, please!!!!
Tuesday, January 20, 2009
Duku apa langsat??
Tapi, setelah "mengobrak-abrik" mbah google dan wikipedia, kini saya tahu kalau duku dan langsat itu adalah buah yang sama, hehe,
Umumnya buah ini terbagi atas 2 varietas, berdasarkan pembagian para ahli, duku dan langsat. Perbedaannya terlihat dari pohon, kalau pohon duku bertajuk besar dan berdaun hijau cerah, sedangkan langsat lebih kurus dan berdaun hijau tua. Sedang dari segi buah, duku berkulit tebal dan tidak bergetah, dan langsat berkulit tipis dan bergetah. Namun, keduanya tetaplah duku aka Lansium domesticum.
Dari berbagai daerah di Indonesia, penyebutan buah ini sebagian besar adalah langsat. Hanya di daerah Jawa dan sebagian Sumatera saja yang mengenalnya sebagai duku. Baik untuk varietas yang duku maupun langsat, karena memang sepintas tak ada bedanya. Sedangkan di luar negeri, buah ini dikenal sebagai langseh (Malaysia), lanzones (Filipina), lansad (Thailand).
Jadi, duku apa langsat? sama aja,
Monday, January 19, 2009
3 Words
Saranghata,
Komapta
3 kata yang bisa merubah dunia
Untuk teman yang tidak sadar kuabaikan dan tersisa luka hati, miyaneyoo..maaf
Untuk teman yang tanpa sadar kucinta, sarangheyoo...
Untuk semuanya, komawayoo..makasih..
Sunday, January 18, 2009
deadliNe
"jadi gimana, dia sudah mendesak. Musti cepet jawabnya!". Kuterdiam sejenak, belum pernah mendapati situasi seperti ini. Dengan sok bijak, aku bertanya "sudah istikharah?", "Sudah..", "ada mimpi gak? ", "jadi biasanya lewat mimpi ya?", "yaaa, semacam itulah.." setengah berbohong, ingatanku payah soal ini.
Akhir-akhir ini, masalah seperti itu "akrab" sekali dihidupku. Kawan-kawan biasanya menghampiriku, bertanya banyak hal tentang itu. Padahal, apalah pengetahuanku, tak ada. Sepertinya mereka menganggapku Si-yang-tahu-segalanya!
"kalo minta saran ibumu gimana?" Ku menyodorkan ide "cerdas". Di kepalaku, jika sudah mentok pada satu masalah dan sepertinya tak ada jalan keluar lain, tanyalah orangtuamu. Allah sepertinya sering menurunkan ilham via mereka.
"Ibuku gak tau masalah ini..","lho kenapa?", "aku belum sanggup cerita ke dia".
"heh..gimana dunk??", "gak tau...bingung aku!", "kata hatimu gimana?", "kata hatiku? bingung juga!"
duh, andai aku seorang psikolog handal, i'll give her the best advice ever.
"aku paling gak suka didesak. Kalo didesak-desak, aku jadi tambah gak suka ma dia, jadi illfill!"
Harus gimana? Aku pun berpikir keras.
"ehhhmmm, kalo kamu nanya ke aku, aku gak punya jawabannya. Hanya Allah yang tahu. I'm sorry...."