Showing posts with label mencobabercerita. Show all posts
Showing posts with label mencobabercerita. Show all posts

Monday, July 18, 2011

Jane.

Jane, Ingatkah kau? Saat aku hampir tepar.
Dengan sisa tenaga yang ada, aku merangkak. Dan memanggilmu.
Jane....aku sakit.

Jane, ingatkah kau? Setiap malam, kau selalu datang ke tempatku.
Dengan kecerewetanmu, bercerita tentang hari dan kegundahanmu, kesalmu...sedihmu.
Perihmu...
Dan aku, setia mendengar semuanya.  Jane, aku mengerti.

Jane, ingatkah kau? Angan kita berdua, bertukar impian. 
Bagaimana kita, apa yang akan kita lakukan. Mimpi yang akan kita wujudkan, di tahun depan.
Mimpi yang hampir sama.  Aku sudah disana, Jane.

Jane, tahukah kau?  Aku belum bahagia.
Di sini tak sama, dengan impian kita.
Dia, tidak mencintaiku, Jane.

Jane, malam ini aku menangis.
Andai kau di sini bersamaku.
Mendengar keluhanku, andai kau tahu.
Aku sedih, Jane.



*Jane, cuman nama fiksi. Nama yang pertama  di pikiran untuk tulisan kali ini.

Sunday, January 18, 2009

deadliNe

"jadi gimana, dia sudah mendesak. Musti cepet jawabnya!".  Kuterdiam sejenak,  belum pernah mendapati situasi seperti ini.  Dengan sok bijak, aku bertanya "sudah istikharah?", "Sudah..", "ada mimpi gak? ", "jadi biasanya lewat mimpi ya?", "yaaa, semacam itulah.." setengah berbohong, ingatanku payah soal ini.

Akhir-akhir ini, masalah seperti itu "akrab" sekali dihidupku.  Kawan-kawan biasanya menghampiriku, bertanya banyak hal tentang itu.  Padahal, apalah pengetahuanku, tak ada.  Sepertinya mereka menganggapku Si-yang-tahu-segalanya!

"kalo minta saran ibumu gimana?"  Ku menyodorkan  ide "cerdas".  Di kepalaku, jika sudah mentok pada satu masalah dan sepertinya tak ada jalan keluar lain, tanyalah orangtuamu.  Allah sepertinya sering menurunkan ilham via mereka.

"Ibuku gak tau masalah ini..","lho kenapa?", "aku belum sanggup cerita ke dia".

"heh..gimana dunk??", "gak tau...bingung aku!", "kata hatimu gimana?", "kata hatiku? bingung juga!"

duh, andai aku seorang psikolog handal, i'll give her the best advice ever.

"aku paling gak suka didesak.  Kalo didesak-desak, aku jadi tambah gak suka ma dia, jadi illfill!"

Harus gimana? Aku pun berpikir keras. 

"ehhhmmm, kalo kamu nanya ke aku, aku gak punya jawabannya.  Hanya Allah yang tahu. I'm sorry....