Showing posts with label makanan. Show all posts
Showing posts with label makanan. Show all posts

Tuesday, April 13, 2010

Mosonggi...nyam..nyam..

Hari minggu kemarin, habis nelpon saudara di kampung.. Ternyata oh ternyata, mereka akan melaksanakan "ritual" yang akan bikin kita saya iri campur lapar, mosonggi.

Mosonggi, tidak jelas artinya apa, mungkin berarti sesuatu yang berhubungan dengan sinonggi (secara saya bukan orang Tolaki).  Apa itu sinonggi, let me tell you, Sinonggi adalah makanan tradisonal dari suku Tolaki, berupa bubur Sagu yang lebih enak disantap saat masih panas (sambil diseruput....sslllrrpppppp.....).  Kegiatan utama mosonggi adalah , yah makan Sinonggi, sampingannya, kumpul-kumpul sambil bergosip ria, hehe.

Selain sinonggi, bintang acara mosonggi yang lain adalah Sayur bening, ma kuah ikan plus sambal.  Semua kuah digabung trus dituangkan Sinonggi, tambah sambal, maka lengkaplah menu standard Sinonggi.  Side dish yang lain tergantung selera masing-masing.

How to make it? waduh, untuk yang satu ini keknya berat...Membuat sinonggi, untuk saya, termasuk keahlian yang perlu dipelajari secara seksama.  Salah-salah, bukannya enak, malah hancur.  Timing, pengalaman, serta kekuatan sepertinya sangat berperan dalam keberhasilan membuat sinonggi.

Eniwei, walapun tidak bisa membuatnya, namun saya berharap, pulang kampung nanti ada undangan mosonggi dari teman-teman disana..(gratisan euy..!!)

Wednesday, May 27, 2009

Pallubutung yang tertunda

Sebelum berangkat ke Sulawesi, teman sekosku dah mewanti-wanti.."Pia, pokoknya harus bawa pallubutung, wajib!!"

tapi, ternyata di Makassar makanan tersebut sulit untuk didapatkan.  Kita pasti mudah memperolehnya hanya pada bulan Ramadhan saja.  Dan, akhirnya temanku pun kecewa..

But, promise is a promise, musti ditepati.  Berbekal petuah dari senior dan kemampuan meracik bahan makanan serta memasak kue yang minim, maka pada satu Minggu , saya mencoba membuat Pallubutung.  Dengan bahan-bahan seadanya, pisang (ndak tau jenisnya, yang penting bagus untuk pallubutung),  tepung terigu, santan KARA, gula pasir, pasta pandan, vanili bubuk (yang tidak jadi dipakai, prefer pasta pandan) dan air, dengan takaran sesuai filling, akhirnya jadi juga.  Cuma memakan waktu sejam kurang, dan Pallubutung (warna ijo minus es dan sirup pisang ambon) pun siap untuk disantap, Alhamdulillah.

ps: kayaknya ndak pake terigu, pake tepung beras lebih enak!