Tuesday, April 21, 2009

Generasi Kunci Jawaban

Saat SD dulu, saya pernah merengek pada Bapak agar dibelikan Buku Latihan yang persis sama dengan yang dimiliki guru saya. Bukan apa-apa, saya mengincar kunci jawaban buku tersebut. Latihan dan PR yang diberikan Bu Guru selalu berasal dari buku itu..

Pengalaman lain dengan kunci jawaban adalah saat minggu lalu di rumah Paman saya. Anaknya (atau sepupu saya), yang duduk di kelas III SD, meminta bantuan dalam pelajaran PKn. Dia kebingungan dengan Gurunya yang menyalahkan jawaban-jawabannya. Ibunya (yang kebetulan seorang Guru juga) kemudian menyela (dalam dialek daerah):" Memang begitu Ibu Gurunya, pia, kalo lain dari Kunci Jawaban, pasti disalahkan..Padahal, itu kan pertanyaan terbuka!".

Tanpa disadari, kita tumbuh menjadi generasi Kunci Jawaban. Sejak kecil, sedikit peluang untuk berpikir berbeda. Kebebasan berekspresi terbelenggu oleh selembar Kunci Jawaban..

Friday, April 17, 2009

Litologi apaan pia?

" ga tau mas  !" jawabku  (dalam hati aku malu...)

Lima tahun empat bulan "makan" bangku kuliah di Geofisika, ternyata hasilnya segini -gini saja. Tidak tahu apa itu Litologi, terlalu.  Walaupun malu, tetapi ada hal cukup menyelamatkan mukaku, aku masih ingat dengan geologi struktur, walaupun cuman seuprit .

But, thanks to Allah, tidak sampai lima belas menit kemudian akhirnya turun ilham.  Aku mulai ingat apa itu Litologi.
 

Thursday, April 16, 2009

Baru tau kenapa dorama begitu singkat..

dan kenapa T-drama n Dorama begitu singkat...


Setelah menonton beratus-ratus drama (lebayyy....) , baik Korea, Taiwan, Hongkong dan Jepang..
baru menyadari sesuatu..
Kalau dorama (drama Jepang) sangat singkat. (ya eyalah..., secara 10 eps rata-rata..), dan T-drama sangat panjang, serta K-drama yang bahkan ada yang mencapai ratusan episode (kek sinetron kita).
Ternyata, sedikitnya jumlah episode dikarenakan sifat orang Jepang yang tidak menyukai hal yang lambat, terlalu lama..(kecuali upacara minum teh..).  Segala hal inginnya cepat, tuntas dan puas!

Wednesday, April 15, 2009

Diam itu emas..emas itu bagus, so diam itu bagus...:)

Diam itu bagus....
Sangat bagus..
Sangat tenang
Sangat Nyaman
hhhmmmm...menyenangkan...

Berbicara...
melelahkan
membosankan
Kadang-kadang bisa melukai
Jika lidah tak berhati-hati

diam itu emas
emas itu bagus
so, diam itu bagus...

Tuesday, March 31, 2009

Galileo

Rating:★★★★
Category:Movies
Genre: Mystery & Suspense
"Tidak selamanya yang kelihatan aneh, benar-benar aneh!"

Mungkin ini pesan dari serial ini. Yukawa Manabu (Fukuyama Masaharu ) dan Utsumi Kaoru (Shibasaki Kou) menjadi tokoh sentralnya. Seorang profesor Fisika jenius dan detektif wanita, paduan yang menarik dalam memecahkan berbagai kasus, mulai dari kasus kepala yang terbakar tiba-tiba, hingga kasus yang melibatkan mantan dosen Prof. Yukawa.
Dalam menyelesaikan setiap kasus, Yukawa selalu berprinsip, setiap hal pasti ada penjelasannya bahkan untuk yang rumit sekalipun.
Kasus favorit, agak sulit untuk memilihnya karena hampir semua kasus menarik. Tapi, adegan yang paling saya sukai adalah di eps.10 saat Prof. Yukawa sedang menjinakkan bom Red Mercury. Mulanya dia mengejek Utsumi yang terlalu banyak menonton film aksi. Tapi lucunya, tahapan akhir penjinakkan bom yang rumit dan berlapis-lapis itu, yah cuma dengan memotong salah satu kabel (seperti yang banyak di film aksi :D ).
ps. penasaran dengan rumus-rumus yang sering ditulis Prof. Yukawa......


Wednesday, March 18, 2009

Syah atau Tidak?

Suatu hari
"Ini gimana, syah atau tidak?"
tanya ketua panitia.
" Itu tidak syah, kan dua kali, yang syah kan sekali doang!"
sahut salah seorang anggotanya.
" loh, ini syah kok.  Walaupun dua kali, tapi masih di kotak yang sama, tidak silang menyilang, jadi syah!' 
anggota yang lain menyanggah.
dan Ketua Panitia pun jadi bingung, dalam hatinya
"wadouh....ribet bener sih.  Perasaan dulu-dulu gak kayak gini deh.."
Sementara anggota panitia yang lain saling silang pendapat, berargumen, mempertahankan isi kepala masing-masing.
Di tengah suasana yang hiruk pikuk dan seru, sang Ketua mengambil alih..
" Gini saja, untuk lebih jelasnya, bagaimana kalo kita buka Buku Besar Peraturannya, oke?"
" Oke......."
Semua serempak, walau masih ada yang malu-malu.
Buku Besar Peraturan pun dibuka, dan ternyata....



<gak seru kalau diceritain di sini.
Pembaca sekalian, silahkan melanjutkan sendiri yah...
mau syah atau tidak..
hehehehe >

Tuesday, March 17, 2009

Air Ajaib

"Air dari Ponari, yang dicelupin sama die, setelah diteliti katanya mengandung kristal, nah kristal itu sebenernya yang nyembuhin.." ujar seorang bapak kepada bapak lain di sebelahnya, di sebuah ruang tunggu. Karena tertarik, sayapun langsung mencari asal berita ini, dan benar ternyata.
Dari okezone.com, hasil ujicoba air celupan Ponari mengandung kristal Hidrogen berukuran 1.7 - 1.8 mikron dibandingkan dengan air biasa. Apakah kristal-kristal tersebut yang menjadi faktor penyembuh, masih perlu penelitian lanjutan.
Air dan kristal serta terapi penyembuhan sendiri bukanlah hal yang baru. Air yang dicelupkan kristal dipercaya bisa membantu penyembuhan seseorang. Batu kristal yang digunakan merupakam batuan yang berasal dari unsur-unsur (kimia) yang terbentuk ribuan tahun lalu. Berbeda dengan batu Ponari yang bukan berupa kristal, asal kristal dalam air celupan tersebut masih dipertanyakan. Pihak-pihak yang skeptis dengan pengobatan ala Ponari menyebut bahwa penemuan kristal dalam air celupan tersebut adalah hal yang lumrah, setelah melalui observasi terhadap pasien-pasien yang mengklaim mendapatkan penyembuhan dari Ponari , "Ya jelaslah. Wong airnya sudah tidak steril. Ini sama saja dengan membandingkan air kobokan antara sebelum dan sesudah dipakai" ungkap Kabid Yankes Dinkes Jatim, dr. Herlin Ferliana (Jawa Pos, 5 Maret 2009).

*****hasil hobi di  waiting room..^_^ ******